Sabtu, 26 Mei 2012

Syirik

Ani'budulloha wajtanibuttoghut (beribadahlah kepada Alloh swt., dan jauhi toghut) adalah prinsip hidup yang harus terpatri dalam qalbu manusia. Karena hal ini sejalan dengan firman Alloh swt. surat Adz-Dzariyaat ayat ke 56 yang maknanya adalah "tidak semata-mata Alloh swt. menciptakan Jin dan Manusia, kecuali hanya untuk beribadah (mengabdi) kepada-Nya".

Apabila logika terbalik yakni menuruti apa-apa yang diinginkan toghut, dan mengabaikan ketaatan kepada Alloh swt. jelas termasuk syirik. Dan bahaya terbesar dan diancam azab neraka, bahkan tidak mendapat ampunan Alloh swt. bilamana meninggal dunia dalam keadaan belum bertaubat dari kesyirikan. Aku berlindung kepada Alloh swt. dari yang namanya "syirik".

Meyakini akan aturan yang dibuat manusia untuk urusan dunia ini sebagai sesuatu yang sudah final, artinya menempatkan aturan/hukum buatan manusia di atas aturan Yang Mahapencipta yakni Alloh swt. Hal ini merusak tauhid manusia, yang seharusnya seluruh manusia wajib mentauhidkan Alloh swt.

Meyakini suatu azas/dasar hukum buatan manusia dan dianggap memiliki "kesaktian", jelas dan nyata sekali hal ini adalah syirik.

Mengikuti permainan orang-orang kafir yang sudah menjelma jadi toghut, dan selalu menjadikan karib/sahabat, hal ini sudah termasuk menjadi bagian dari orang-orang kafir. Karena memiliki suatu ketaatan kepada makhluq dan mengabaikan perintah Alloh swt., jelas bahwa ini adalah syirik.

Wahai saudaraku se-iman, bahwa perjuangan mentauhidkan Alloh swt., saat ini sangat butuh kesabaran. Karena abad fitnah telah merajalela. "Bersegeralah kepada ampunan Alloh swt, dan surga dan luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang bertaqwa". QS Ali Imran:33.

Tidak ada komentar: